5 Cara Memperlambat Proses Penuaan

Miliaran dihabiskan setiap tahun untuk produk kosmetik yang menjanjikan untuk menghilangkan kerutan, meringankan bintik-bintik penuaan, dan menghilangkan gatal, mengelupas, atau kemerahan. Tetapi cara paling sederhana dan termurah untuk menjaga kulit Anda tetap sehat dan tampak awet muda adalah dengan menghindari sinar matahari. Sebelum Membaca Tuntas 5 Cara Memperlambat Proses Penuaan Sebaiknya Kunjungi Website Okedata.com Untuk Informasi Paling Up Date.

Sinar matahari adalah penyebab utama keriput, kekeringan, dan bintik-bintik penuaan. Kulit Anda memang berubah seiring bertambahnya usia. Misalnya, Anda berkeringat lebih sedikit yang menyebabkan kekeringan meningkat. Kulit yang menua menjadi lebih tipis dan kehilangan lemak, sehingga terlihat kurang montok dan halus. Struktur yang mendasarinya, khususnya vena dan tulang, menjadi lebih menonjol. Kulit Anda juga membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih saat terluka.

Perubahan ini dapat ditunda secara drastis dengan menghindari sinar matahari. Meskipun tidak ada yang benar-benar dapat memperbaiki kerusakan akibat sinar matahari, kulit terkadang dapat memulihkan dirinya sendiri. Jadi, tidak ada kata terlambat untuk melindungi diri Anda dari dampak buruk sinar matahari.

5 Cara Memperlambat Proses Penuaan:

1. Kenakan pakaian pelindung. Topi dengan pinggiran lebar menaungi leher, telinga, mata, dan kepala Anda. Cari kacamata hitam dengan label yang mengatakan kacamata menghalangi 99 hingga 100 persen sinar matahari. Kenakan kemeja lengan panjang yang longgar, ringan, dan celana panjang atau rok panjang saat berada di bawah sinar matahari.

2. Periksa kulit Anda sering. Cari perubahan ukuran, bentuk, warna, atau rasa dari tanda lahir, tahi lalat, dan bintik-bintik. Jika Anda menemukan perubahan yang mengkhawatirkan Anda, temui dokter. American Academy of Dermatology menyarankan bahwa orang yang lebih tua dan berkulit putih melakukan pemeriksaan kulit tahunan oleh dokter sebagai bagian dari pemeriksaan fisik rutin.

3. Hindari penyamakan buatan. Jangan gunakan sunlamps dan tanning bed, serta tanning pills dan tanning makeup. Pil penyamakan memiliki aditif warna yang mengubah kulit Anda menjadi oranye setelah Anda meminumnya. FDA telah menyetujui aditif warna ini untuk mewarnai makanan tetapi tidak untuk penyamakan kulit. Sejumlah besar aditif warna dalam pil penyamakan kulit mungkin berbahaya. Produk make-up tanning bukanlah lotion berjemur dan tidak akan melindungi kulit Anda dari sinar matahari.

4. Gunakan tabir surya. Tabir surya dinilai dalam kekuatan menurut faktor perlindungan matahari (SPF), yang berkisar dari 2 hingga 30 atau lebih tinggi. Angka yang lebih tinggi berarti perlindungan lebih lama. Beli produk dengan jumlah SPF 15 atau lebih tinggi. Cari juga produk yang labelnya berbunyi: spektrum luas (artinya mereka melindungi dari kedua jenis sinar matahari yang berbahaya (UVA dan UVB) dan tahan air (artinya mereka bertahan lebih lama di kulit Anda, bahkan jika Anda basah kuyup atau banyak berkeringat). untuk mengoleskan kembali lotion sesuai kebutuhan.

5. Jauhkan dari sinar matahari. Hindari sinar matahari antara pukul 10 pagi hingga 3 sore. Ini adalah saat sinar UV matahari paling kuat. Jangan tertipu oleh langit yang mendung. Sinar berbahaya melewati awan. Radiasi UV juga dapat menembus air, jadi jangan menganggap Anda aman jika berada di dalam air dan merasa sejuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *