Ilustrasi Seni Beraliran Surealisme

Pengertian surealisme

Surealisme adalah suatu aliran seni yang menunjukan kebebasan berkreativitas sampai melampaui batas logika. Surealisme juga dapat didefinisikan sebagai gerakan budaya yang mempunyai unsur kejutan sebagai ungkapan filosofis. Surealisme merupakan suatu karya seni yang menggambarkan suatu ketidak laziman, oleh karena itu surealisme dikatakan sebagai seno yang melampaui pikiran atau logika. Karya seni surealisme ini hanya dapat ditafsirkan oleh seorang seniman yang menciptakannya dan sangat sulit bagi seseorang untuk menafsirkan karya seni surealisme tersebut, karena pada hakikatnya surealisme bersifat tidak bersifat tidak beraturan atau alurnya yang melompat-lompat. Adapun definisi lain yang menyatakan bahwa surealisme adalah sebuah ilustrasi realisme atau naturalisme yang berupa daya khayal dan sesuatu yang tidak mungkin atau merupakan sebuah mimpi. Asal kata surealisme pertama kali muncul pada catatan tentang balet parasw, pada tahun 1917 yang ditulis oleh Guilaume Apolliuaire dalam karyanya “super realism “ atau Surealisme

Tokoh tokoh surealisme

 

  • Salvador Dali
  • Rene Magritte
  • Maxernst
  • Juan Miro
  • Yves Tanguy

 

Teknik menggambar surealisme

-Exquisite Corpse

Exquisite corpse merupakan sebuah strategi yang digunakan para surealis untuk mengangkat gambaran-gambaran dari alam bawah sadar. Misalnya seperti di dalam bentuk seni kolaborasi, yaitu dengan menggunakan sehelai kertas yang dilipatkan menjadi empat bagian lipatan, Dan terdapat empat seniman yang berbeda yang akan memberikan kontribusi representasi gambarnya namun tanpa melihat kontribusi yang diberikan oleh seniman seniman yang lainnya. Dalam prakteknya , seniman yang pertama akan menggambarkan bagian kepala, kertas yang sudah digambarkan tersebut lalu dilipat kembali dan diserahkan kepada seniman kedua ini tanpa melihat hasil gambaran sebelumnya menggambarkan bagian atas tubuh, kemudian seniman yang ketiga dan keempat melakukan hal yang saman dengan seniman kedua , namun seniman ketiga ini menggambarkan bagian bawah tubuh. Setelah semuanya selesai, lalu para seniman tersebut menginterpretasikan kombinasi gambar tersebut.

-Max Ernst

Max Ernst, surealis jerman, menemukan teknik lain dengan menggunakan kemungkinan dan ketidaksengajaan yaitu “frottage”. Teknik Frottage ini seperti menempatkan kepingan kepingan kayu atau logam yang kasar dibawah kanvas dan selanjutnya melukis atau menggambarnya dengan menggunakan pensil diatasnya. Di sini sang seniman akan mentransfer motif kasar yang diperoleh dari permukaan tersebut dalam sebuah karya dalam “lacoon, father and sons (1926, Menil Collection, Huston Texas), Ernst meracik motif kasar dengan cara menggosok sambil merujuk juga pada tokoh mitos yunani, laocoon, seorang imam troya yang bergulat dengan piton piton raksasa.

-Automatisme

Automatisme adalah teknik paling penting yang digunakan surealis untuk mengangkat alam bawah sadarnya. Di dalam sebuah lukisan , automatisme dibuat dengan  membiarkan tangan menjelajahi permukaan kanvas tanpa adanya campur tangan dari pikiran sadar. Tanda-tanda yang dihasilkan, mereka pikir, tidak akan menjadi acak atau tak berarti, tetapi akan dibimbing pada setiap titiknya dengan menfungsikan pikiran bawah sadar sang seniman, dan bukan oleh pikiran rasional atau pelatihan keartistikan

Dalam “the Kill” (museum of modern art, New York city), Pelukis perancis andre masson menerapkan teknik ini, tapi kemudian ia menggunakan tanda tanda yang telah diimprovisasi sebagai dasar untuk penguraiannya. Betapapun mengada-adanya penyerupaan dengan objek nyata (seperti wajah atau bagian tubuh ) ia akan memperbaikinya untuk membuat hubungannya tampak lebih jelas. Karena masson tidak menentukan sebelumnya hal yang akan menjadi subjek dari ilustrasi nya.

 

Leave a Reply

Scroll to top